
Di usianya yang sudah 60 tahun, Bu Utari berjuang seorang diri demi anak satu-satunya yang mengidap down syndrome, Utami yang saat ini berusia 25 tahun. Suaminya berpulang sejak tahun 2017 silam.

Setiap hari, Bu Utari melangkah dari gang ke gang menjajakan keripik milik orang lain demi upah yang tak seberapa. Dengan penghasilan hanya sekitar Rp50.000/ hari, Bu Utari harus memutar otak agar cukup untuk makan dan membayar sewa kontrakan sebesar Rp600.000/ bulan.
Namun, beban di pundaknya kini terasa kian menghimpit. Dagangan yang sering kali dihutang oleh orang sekitar membuat putaran modalnya tersendat, hingga kini uang kontrakan mereka sudah menunggak selama dua bulan.

“Itu pun saya ini sudah nunggak sekitar dua bulan… saya bingung harus cari tambahan kemana lagi kang,” kata Bu Tari lirih.
Bayang-bayang kehilangan tempat berteduh terus menghantui pikirannya, sementara ia masih harus memenuhi kebutuhan putri tercintanya, Utami.

Dahulu, Utami sempat mengenyam pendidikan di SLB selama 6 tahun, namun cita-citanya terpaksa terhenti karena keterbatasan biaya. Meski tak lagi bisa sekolah formal, semangat Utami tidak pernah padam; ia masih terus belajar di rumah dengan keterbatasan yang ada. Bagi Bu Utari, melihat Utami tetap ceria adalah kekuatannya, meski ia tahu fisiknya tak lagi sekuat dulu untuk terus berkeliling setiap hari.
Sobat Rubin, Bu Utari tidak mengharapkan kemewahan, ia hanya ingin memiliki modal usaha sendiri agar penghasilannya lebih stabil dan bisa mencukupi kebutuhan Utami tanpa rasa cemas. Mari kita ulurkan tangan untuk membantu Bu Utari melunasi tunggakan kontrakannya dan memberikan modal usaha yang layak. Dukungan kita adalah harapan baru bagi mereka untuk tetap memiliki tempat bernaung dan masa depan yang lebih baik.
Disclaimer : Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membayar tunggakan kontrakan Ibu Utari, membantu modal usaha, serta kebutuhan sehari-hari Ibu Utari dan Utami. Selain itu akan digunakan untuk penerima manfaat lainnya dalam implementasi program kolaborasi “Satu Langkah, Seribu Mimpi” Yayasan Rumah Bintang dan Global Sedekah Movement.
![]()
Menanti doa-doa orang baik